KEBANARAN - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pada kesempatan Kunjungan Kerja di Kabupaten Banjarnegara pada hari Rabu tanggal 1 Februari 2023 di aula bale desa Kebanaran Kecamatan Mandiraja, mengungkapkan penurunan angka kemiskinan ekstrem di wilayahnya, secara signifikan akan berkontribusi pada penurunan angka kemiskinan tingkat nasional. Hal itu disampaikan usai memantau pelaksanaan program pengentasan kemiskinan ekstrem di dua kabupaten yaitu Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Wonosobo, Rabu (1/1/2023).
Pemprov Jawa Tengah, menurutnya, memang menggandeng banyak pihak untuk mengatasi pengentasan kemiskinan di Kabupaten Banjarnegara, Salah satunya di Desa Kebanaran.
“Ternyata ada (bantuan CSR PERBANKAN) dari CSR Bank BKK Mandiraja (BANJARNEGARA), dan bantuan dari BAZNAS untuk warga masyarakat Kabupaten Wonosobo,
Pada kunjungan itu Gubernur banyak memberikan solusi cepat pada berbagai permasalahan yang ditemui. Salah satu contoh persoalan rumah pak sidin RT 02/10 Kadus III Desa Kebanaran, Mandiraja, Banjarnegara.
Gubernur mengatakan, dengan melihat praktik dari program pengentasan kemiskinan ekstrem ini dirinya jadi tahu, yakni kondisi dan urgensi dari penerima bantuan dari pemerintah.
Di sisi lain, warga juga didorong untuk saling membantu. “Spiritnya gotong royong, kalau gotong royong-nya bagus di desa, itu masyarakatnya juga rukun, apapun agamanya, kelompoknya, sukunya, jadi mereka rukun. Jadi gotong royong itu nilai yang hari ini mesti kita budayakan,” tandasnya.
Dengan adanya kunjungan Gubenur Jawa Tengah di Kabupaten Banjarnegara yang kebetulan bertempat di aula bale desa Kebanaran, masyarakat Desa Kebanaran sangat berterima kasih dan semoga pengentasan kemiskinan ektrim benar-benar segera bisa dientaskan.