You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Kebanaran
Desa Kebanaran

Kec. Mandiraja, Kab. Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah

Bagi warga yang akan mengurus dokumen kependudukan untuk membawa e-KTP, KK dan Surat Pengantar dari RT RW setempat.

KPM STAI Tanbihul Ghofilin Adakan Perpisahan Mengajar di TPQ Maryam Desa Kebanaran

Administrator 03 Maret 2023 Dibaca 173 Kali
KPM STAI Tanbihul Ghofilin Adakan Perpisahan Mengajar di TPQ Maryam Desa Kebanaran

KPM STAIGO Herwanto

Diantara tujuan pendidikan Nasional adalah untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara Indonesia yang baik. Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional Tahun 2003 tersebut juga menyebutkan bahwa Taman Pendidikan Al-Qur‟an merupakan lembaga pendidikan keagamaan non–formal yang bermutu dalam rangka mencetak peserta didik yang memiliki pengetahuan tentang Al-Qur’an dan mampu mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari baik perilaku maupun  keilmuan. TPA/TPQ atau Taman Pendidikan Al-Quran merupakan lembaga pendidikan non formal yang cukup banyak ditemui di lingkungan masyarakat.  TPQ menjadi alternatif untuk memberikan pendidikan agama Islam bagi anak-anak di luar pendidikan formal.  Tujuan dari TPQ  adalah menyiapkan terbentuknya generasi Qur’ani, yaitu generasi yang memiliki komitmen terhadap al-Qur’an sebagai sumber perilaku, pijakan hidup dan rujukan segala urusannya.

Pada era tahun 1960 Ibu Mutiyah yang lahir pada tahun  1941 di Kauman Sokaraja Banyumas putri dari KH. Abdullah Hasyim Kauman Sokaraja Kabupaten Banyumas merintis mendirikan pengajian yang diperuntukkan bagi Ibu - ibu di desa Kebanaran kecamatan Mandiraja. Ibu Mutiyah merupakan istri Bapak Tohid asli dari Desa Kebanaran yang merupakan santri Mbah Kyai sidik pamannya Mbah Fauzi bin Hasyim Desa Kebanaran. Pada perkembangan selanjutnya pengajian tersebut dilakukan di TK NU yang berada di RT. 02 RW. 08 Desa Kebanaran. Keberadaan pengajian ini sangat disambut baik oleh masyarakat terutama kaum ibu. Pada tahun 2000 pengajian ini total pindah ke kediaman Bapak Agus Mawardi yang beralamat di RT. 01 RW. 08 dusun Karangmangu Desa Kebanaran. Berhubung kondisi Ibu Mutiyah yang sudah tidak memungkinkan lagi untuk mengajar, maka  pada tahun 2011 pengajian ini dilanjutkan oleh Ibu Yuni Setyaningsih 44 tahun yang merupakan istri dari Bapak Agus Mawardi 47 tahun putra dari Ibu Mutiyah dan Bapak Tohid. Sejak Pengajian ini dirintis tahun 1960 Ibu Mutiyah tidak memberi nama, baru pada tahun 2018 pengajian ini diberi nama TPQ Maryam oleh Ibu Yuni Setyaningsih atau akrab dipanggil Bu Nuning, dan beliau menjadi pengasuh TPQ Maryam,  nama ini  untuk mengenang buyut Maryam yang merupakan trah Kyai. Ibu Yuni Setyaningsih sebelumnya merupakan guru dan wakil kepala sekolah di MA Ma'arif Kertayasa Mandiraja, dan berhenti jadi guru karena sekolah tersebut bubar tidak ada murid. Riwayat TPQ Maryam ini disarikan dari keterangan yang disampaikan oleh Bapak Agus Mawardi kepada Herwanto selaku ketua kelompok 3 Kuliah Pengabdian Masyarakat STAI (  Sekolah Tinggi Agama Islam Tanbihul ) Ghofilin Mantrianom di Desa Kebanaran Kecamatan Mandiraja.

Kegiatan TPQ Maryam dilakukan setiap hari jam 14.00 wib sampai selesai kecuali hari Minggu, untuk anak - anak putra dan putri, dengan ngaji iqro. Remaja pengajian Al - Qur'an bakda maghrib tiap hari kecuali malam minggu dan malam senen. Sedangkan untuk pengajian Ibu -  ibu hari Ahad manis pagi mulai jam 9.30 wib sampai menjelang dhuhur dengan materi fiqih kitab Safinah oleh Habib Ahmad bin Abdulrohim bin Mohamad bin Salim bin Yahya dari Desa  Gelang kecamatan Rakit. Saat ini warga kebanaran yang aktif mengaji di TPQ Maryam kurang lebih 100 orang yang terdiri dari berbagai kelompok umur.

Mahasiswa STAI ( Sekolah Tinggi Agama Islam Tanbihul Ghofilin )  Mantrianom Banjarnegara yang tengah melaksanakan tugas akademik berupa Kuliah Pengabdian Masyarakat di Desa Kebanaran mengadakan perpisahan mengajar dengan TPQ Maryam yang beralamat di RT. 01 RW. 09 Dusun Karangmangu Desa Kebanaran pada tanggal 28 Februari 2023. Acara perpisahan dilaksanakan menjelang berakhirnya masa tugas Kuliah Pengabdian Masyarakat dari kelompok 3 STAI Tanbihul Ghofilin. Keberadaan KPM  dilaksanakan sejak penerjunan tanggal 24 Januari 2024. Selama masa Kuliah Pengabdian Masyarakat mahasiswa STAI Tanbihul Ghofilin aktif ikut mengajar di TPQ Maryam dengan materi pelajaran fiqih kitab Safinah bab wudhu, tayamum, haid , dan shalat yang diatur secara bergiliran jadwal mengajarnya antar mahasiswa. Acara dimulai ba'da maghrib diisi dengan pengajian rutin oleh mahasiswa, setelah selesai maka acara perpisahan mengajar dimulai diawali dengan sambutan dan pamit oleh Herwanto ketua kelompok 3 KPM STAI Tanbihul Ghofilin Desa Kebanaran, yang menyampaikan terima kasih kepada Bapak Agus Mawardi dan Ibu Yuni Setyaningsih selaku pengasuh TPQ Maryam karena mahasiswa telah diijinkan untuk ikut mengajar di TPQ Maryam,dan diterima dengan sangat baik, dan pamit mengajar karena masa kuliah pengabdian masyarakat akan segera berakhir dan minta maaf atas segala salah dan khilaf serta berharap semua jama'ah TPQ Maryam untuk selalu taat beribadah dan mengharapkan silaturrahim antara keluarga besar TPQ Maryam dan STAI Tanbihul Ghofilin tetap terjalin. Sambutan selanjutnya oleh Bapak Agus Mawardi yang mengucapkan terima kasih atas peran serta mahasiswa dalam kegiatan mengajar di TPQ Maryam, beliau menyampaikan baru pertama kali ada mahasiswa atau santri dari Pondok pesantren yang peduli terhadap kegiatan mengajar di TPQ Maryam. Beliau berharap semoga dari Pondok pesantren sering ada acara seperti ini sehingga TPQ bisa terbantu, dan mohon maaf juga atas segala kesalahan, dan berharap silaturrahim ini tetap terjalin. Acara dilanjutkan dengan salam - Salaman , dan ramah tamah berakhir pukul 20.30 wib

Sekolah Tinggi Agama Islam ( STAI ) Tanbihul Ghofilin Mantrianom Banjarnegara,  merupakan lembaga pendidikan tinggi yang berbasis pesantren, sehingga dalam pelaksanaan KPM  memberikan warna baru bagi pengabdian masyarakat pada umumnya. Memberikan informasi maupun literasi masyarakat terkait hubungan keilmuan dan keagamaan sangat penting untuk meningkatkan keimanan dalam mewujudkan kesejahteraan dunia maupun akhirat. Mahasiswa STAI Tanbihul Ghofilin yang melaksanakan Kuliah Pengabdian Masyarakat juga merupakan santri dari Pondok pesantren Tanbihul Ghofilin Mantrianom Banjarnegara asuhan KH. Chamzah Hasan, S. PD.I yang mempunyai visi pesantren yaitu terbentuknya pribadi santri yang berilmu, beriman, dan bertaqwa kepada Allah SWT serta mandiri dan persegi ( multitalenta ).

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2026 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp878,270,458 Rp2,147,582,000
40.9%
Belanja
Rp571,183,354 Rp2,189,401,038
26.09%
Pembiayaan
Rp83,182,038 Rp83,182,038
100%

APBDes 2026 Pendapatan

Hasil Aset Desa
Rp115,726,000 Rp652,100,000
17.75%
Dana Desa
Rp373,456,000 Rp373,456,000
100%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp76,293,500 Rp76,212,000
100.11%
Alokasi Dana Desa
Rp295,311,936 Rp551,453,000
53.55%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp0 Rp200,000,000
0%
Bantuan Keuangan Kabupaten/kota
Rp0 Rp275,000,000
0%
Penerimaan Dari Hasil Kerjasama Antar Desa
Rp15,861,000 Rp15,861,000
100%
Bunga Bank
Rp1,622,022 Rp3,500,000
46.34%

APBDes 2026 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp361,373,154 Rp1,243,231,915
29.07%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp172,981,200 Rp786,863,000
21.98%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan
Rp5,025,000 Rp47,795,000
10.51%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat
Rp16,204,000 Rp75,311,123
21.52%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp15,600,000 Rp36,200,000
43.09%