Kebanaran, 11 Juni 2026 – Masyarakat Desa Kebanaran kembali melaksanakan tradisi Sadranan Bulan Besar di Makam Kedung Lumbu sebagai wujud pelestarian budaya sekaligus sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga. Kegiatan yang telah diwariskan secara turun-temurun ini menjadi bagian penting dalam menjaga nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, serta penghormatan kepada para leluhur.
Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama dan tahlil yang dipanjatkan untuk para leluhur, serta sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat dan keberkahan yang diberikan kepada masyarakat. Warga dari berbagai wilayah Desa Kebanaran tampak antusias mengikuti prosesi sadranan yang berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan suasana kekeluargaan.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian tradisi yang telah mengakar di tengah masyarakat, Pemerintah Desa Kebanaran turut menyumbangkan satu ekor kambing dalam kegiatan Sadranan Bulan Besar tahun ini. Sumbangan tersebut menjadi bagian dari rangkaian acara sekaligus wujud kepedulian pemerintah desa dalam mendukung kegiatan sosial, budaya, dan keagamaan yang menjadi identitas masyarakat Kebanaran.
Selain menjadi sarana untuk mendoakan para pendahulu, kegiatan sadranan juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antarwarga. Semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat dalam mempersiapkan dan melaksanakan kegiatan mencerminkan kuatnya rasa kebersamaan yang masih terjaga hingga saat ini.
Melalui kegiatan Sadranan Bulan Besar di Makam Kedung Lumbu, diharapkan nilai-nilai luhur warisan leluhur dapat terus dilestarikan oleh generasi penerus. Semoga tradisi ini senantiasa menjadi pengingat akan pentingnya kebersamaan, rasa syukur, serta kepedulian terhadap sesama demi terwujudnya masyarakat Desa Kebanaran yang rukun, harmonis, dan penuh keberkahan.